Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA ,Kedubes Ukraina di Tel Aviv, Sabtu (26/2/2022) seperti dikutip Times of Israel di akun Facebooknya menulis, "Kedubes Ukraina sudah memulai pencatatan nama-nama relawan yang bersedia melakukan langkah militer melawan Rusia."
Kedubes Ukraina meminta relawan untuk mengirim surat elektronik berisi data pribadi termasuk keterangan tentang keterampilan militer yang mungkin dimiliki.
Sebelumnya Dubes Ukraina di wilayah pendudukan kepada wartawan mengatakan, pihaknya sudah melakukan penelaahan, dan yakin bahwa perekrutan pemukim Zionis untuk menjadi pasukan Ukraina, tidak melanggar hukum.
Di sisi lain rezim Zionis adalah rezim ilegal yang tidak punya legitimasi hukum, sehingga perekrutan Zionis untuk masuk pasukan sebuah negara, otomatis menjadi ilegal. Diperkirakan saat ini, sekitar 50.000 pemukim Zionis keturunan Ukraina hidup di wilayah pendudukan. (HS)
342/